Sunset in Ratu Boko

Situs Ratu Boko

Ratu Boko palace view on sunset 1024x640 Situs Ratu Boko

Ratu Boko adalah situs purbakala berupa kompleks sejumlah bangunan yang berada kira-kira 3 km di sebelah selatan dari kompleks Candi Prambanan, sekitar 18 km sebelah timur Kota Yogyakarta Indonesia. Situs Ratu Baka terletak di sebuah bukit pada ketinggian 196 meter dari permukaan laut. Luas keseluruhan kompleks adalah sekitar 25 ha. Situs ini menampilkan atribut sebagai tempat berkegiatan atau situs permukiman, namun fungsi tepatnya belum diketahui dengan jelas.

Ratu Boko diperkirakan sudah dipergunakan orang pada abad ke-8 pada masa pemerintahan Rakai Panangkaran salah satu dari raja Kerajaan Medang atau Mataram Hindu dari Wangsa Sailendra. Dilihat dari pola peletakan sisa-sisa bangunan, diduga kuat situs ini merupakan bekas keraton atau istana Raja. Pendapat ini berdasarkan pada kenyataan bahwa kompleks ini bukan candi atau bangunan dengan sifat religius, melainkan sebuah istana berbenteng dengan bukti adanya sisa dinding benteng dan parit kering sebagai struktur pertahanan. Sisa-sisa permukiman penduduk juga ditemukan di sekitar lokasi situs ini. Situs ini dicalonkan ke UNESCO untuk dijadikan Situs Warisan Dunia sejak tahun 1995.

Nama “Ratu Baka” berasal dari legenda masyarakat setempat. Ratu Baka (bahasa Jawa, arti harafiah: “Raja Bangau”) adalah ayah dari Roro Jonggrang, yang juga menjadi nama candi utama pada kompleks Candi Prambanan. Kompleks bangunan ini dikaitkan dengan legenda rakyat setempat mengenai kisah Roro Jonggrang.

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.